Negeri Arab khususnya dan dunia pada umumnya sebelum diutusnya Muhammad sholallohu'alaihi wasallam dipenuhi dengan kesesatan, penyimpangan dan kebodohan, terlihat dari semaraknya penyembah batu-batuan dan pohon-pohon, pengingkaran terhadap hari kebangkitan, mempercayai perdukunan, tukang sihir, dan paranormal hingga penyimpangan yang sifatnya kemanusiaan, sosial, dan politik. Allah 'azzawajalla menghendaki rahmat atas hamba-hambaNya, menolongnya dari kesesatan menuju hidayah, maka Allah mengutus seorang rosul kepada mereka dari kalangannya sendiri yang mereka telah mengenal akhlaqnya, kejujurannya, serta amanahnya. Allah 'azzawajalla berfirman:

jumuah-2
Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rosul di antara mereka yang membacakan ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (QS Al Jum’ah: 2).

Leave a Reply